Tanda-tanda Penyakit Jantung

Banyak cara menentukan tanda-tanda penyakit jantung.

Tekanan Darah 

Tekanan darah-kekuatan darah menekan dinding pembuluh darah sebenarnya naik dan turun secara alami setiap hari. Namun jika tekanan terus meningkat, berarti anda mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi. Akibatnya semakin tinggi pula resiko terkena aterosklerosis, serangan jantung dan stroke.

Hipertensi bisa menjadi hipertensi ganas yang mengakibatkan komplikasi pada organ lain, seperti stroke, penyakit jantung, mata, ginjal. Karena itu jika menderita hipertensi sudah lama, biasanya dokter akan meminta anda untuk rajin-rajin melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan berkala.

Trigliserida

Trigliserida terbuat dari lemak dan karbohidrat berlebih yang dikonsumsi, yang akan diubah menjadi kolesterol yang bisa tersimpan di sel-sel lemak, dan kemudian menjadi HDL dan LDL. Trigliserida juga dilepaskan oleh jaringan lemak ketika tubuh membutuhkan energi ekstra di antara waktu makan. Sebenarnya normal jika ada trigliserida didalam aliran darah, namun jika terlalu tinggi memicu penyakit arteri koroner-terutama terjadi pada wanita.

Jika anda memiliki trigliserida tinggi dan HDL rendah, resiko anda terhadap ketahanan insulin dan sindrom metabolisme bisa meningkat. Insulin akan selalu di produksi tubuh, namun tak dapat digunakan lagi untuk metabolisme gula, atau sudah tak mempan untuk mengubah glukosa menjadi glikogen yang akan disimpan didalam otot. Akibatnya, gula yang berlebihan dalam darah dapat merusak organ tubuh lain.

Pemeriksaan trigliserida biasanya dikerjakan bersamaan dengan tes kolesterol yang membutuhkan puasa . Dokter akan mengajurkan seberapa sering anda harus memeriksakan trogliserida. Rutin melakukannya akan sangat baik untuk jantung anda.

Denyut Nadi Pagi Hari

Denyut nadi adalah jumlah denyut jantung per menit. Rutin memeriksa denyut nadi saat baru bangun tidur pagi dapat memabntu anda mengetahui apakah anda sudah tepat menjaga kesehatan, khususnya kekuatan jantung. Denyut nadi istirahat yang normal berkisar antara 60-90 denyut permenit.

Orang sehat cenderung memiliki denyut istirahat yang pelan karena otot jantungnya dalam keadaan sehat. Namun jika anda tidak rutin melakukan olahraga dan denyut anda lebih rendah dari kisaran normal. Anda lebih baik segera konsultasi ke dokter karena bisa jadsi merupakan tanda penyakit jantung.

Denyut nadi paling baik diukur di pergelangan tangan atau leher yang letak arterinya dekat dengan permukaan kulit. Letakkan  telunjuk dan jari tengah di bagian dalam pergelangan tangan. Tekan hingga anda merasakan denyutnya. Untuk leher, ukur nadi yang terdapat disebelah jakun dengan cara menekan bagian cekung di batang tenggorokan.

Biasakan mengecek denyut nadi setiap hari sebelum bangkit dari tempat tidur dan beraktivitas. Jika ingin mengetahui apakah olah tubuh anda bekerja dengan baik, periksa denyut nadi maksimum segera setelah berlatih, dan catat lama waktu yang dibutuhkan untuk kembali pada denyut nadi istirahat normal. Semakin anda sehat, interval waktunya akan semakin berkurang.

 


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Jantung Untuk Mengembalikan Kesehatan Jantung, Membantu Mengobati Penyakit Jantung, Bantu Atasi Lemah Jantung, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Penyakit Jantung and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>