Gejala Awal Penyakit Jantung

Mudah lelah dan sesak nafas adalah dua gejala awal payah jantung. Segeralah ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan.

Anda mudah lelah saat melakukan aktivitas sederhana, seperti naik tangga atau berjalan dalam jarak pendek? Bisa jadi, itu gejala payah jantung atau yang dalam dunia kedokteran disebut gagal jantung. Jika gejala itu tidak dihiraukan, bisa berakibat fatal dan mungkin menyebabkan kematian mendadak.

Selain itu, karena kapasitas pompa jantung berkurang, darah yang berasal dari paru menumpuk di bilik jantung sebelah kiri. Akibatnya terjadi sesak napas. Awalnya, sesak napas terjadi hanya saat melakukan aktivitas fisik, karena saat itu tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen dan jantung harus berdenyut lebih cepat. Pada tahap selanjutnya, sesak napas terasa bahkan pada saat beristirahat.

Sulit bernafas juga bisa dirasakan saat berbaring mendatar. Untuk mengukur tingkat keparahannya, dokter sering menanyakan berapa banyak bantal yang digunakan untuk mengurangi sesak nafas. Semakin banyak bantal digunakan, semakin parah tingkat sesak nafas yang dialami penderita.

Karena darah dari paru-paru kurang dapat dipompa jantung ke seluruh tubuh, darah menumpuk di pembuluh darah paru dan merembes ke aveoli. Akibatnya, terjadi pembesaran paru atau edema paru (akumulasi cairan di paru-paru). Fungsi paru-paru akan terganggu dan penderita kesulitan bernapas. Penderita akan sering terbatuk-batuk, yang dapat disertai dahak berdarah.

Penumpukan darah juga akan berakibat pada pembesaran pembuluh darah di leher, atau akumulasi cairan di antara paru dan dinding dada, yang disebut efusi pleura. Kondisi ini akan menyebabkan nyeri dada dan sesak napas. Sementara terhambatnya aliran darah di perut menyebabkan pembesaran hati (hepatomegali) dan mungkin limpa (splenomegali).

Hal ini menyebabkan keterbatasan fungsional organ-organ itu. Sering, aliran empedu terhambat sehingga menimbulkan gejala penyakit kuning. Dalam kasus yang parah, retensi cairan terjadi di dalam perut sehingga membusung. Istilah teknis untuk ini adalah ascites. Retensi air juga mungkin terjadi di lengan dan kaki, terutama pergelangan kaki dan tungkai bawah, menyebabkan pembengkakan atau edema di kaki atau tangan. Dokter akan mendiagnosis gagal jantung berdasarkan gejala dan pemeriksaan fisik.

Tes penunjang dibutuhkan untuk mengetahui penyebab dan jenis gagal jantung. Tes-tes tersebut mungkin termasuk :

1. Tes darah
2. Rontgen toraks
3. Elektrokardiogram (EKG) untuk memeriksa sistem listrik jantung
4. Ekhokardiogram untuk melihat ukuran dan bentuk jantung dan seberapa baik memompa
5. Kateterisasi jantung untuk memeriksa jantung dan pembuluh arteri koroner.
6. Tes stress jantung untuk mencari penyakit arteri koroner

Posted in Gejala Penyakit Jantung | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner terjadi karena ada penyempitan pembuluh darah koroner yang memasok atau menyuplai darah ke jantung. Akibatnya, aliran darah yang masuk ke jantung tersumbat atau berhenti sama sekali sehingga terjadi kerusakan berat pada jantung. Otot jantng yang berfungsi sebagai tenaga pemompa jantung tidak bisa memperoleh suplai darah yang cukup. Jika aliran darah berkurang dalam tempo yang lama, sel-sel otot jantung yang terjadi bergantung dari seberapa besar otot jantung mengalami kerusakan. Gejala penyakit jantung koroner ini biasanya ditandai dengan adanya rasa nyeri yang mencekam di dada kiri atau dada bagian tengah selama beberapa menit.

Asal muasal terjadinya penyakit jantung koroner berawal dari kerusakan yang terjadi pada bagian dalam dinding pembuluh darah koroner yang sangat dibutuhkan otot-oto jantung demi kelangsungan hidupnya sendiri dalam rangka mendukung kehidupan organ-organ tubuh lainnya. Gejala penyakit jantung koroner ini disebabkan karena kulitas yang buruk dari dinding bagian pembuluh koroner akibat dari beberapa faktor yang sudah berlangsung lama.

Man clutching his chest.

Orang dengan beberapa faktor resiko gejala penyakit jantung koroner yang dikemudian hari berpotensi menjadi korban mati mendadak. Faktor-faktor resiko dapat digolongkan jenisnya menurut arti pentingnya ke dalam dua golongan yaitu faktor resiko utama dan faktor resiko tambahan atau menurut kategori dapat tidaknya diubah menjadi yang dapat diubah (midofiable) dan tidak dapat diubah (non modifiable) sehingga yang dapat diubah menjadi peluan utama sebagai sasaran upaya pencegahan penyakit jantung koroner.

Dari daftar diatas, faktor resiko non modifiable (tidak bisa diubah) hanya faktor keturunan, umur, dan jenis kelamin saja yang menetap, selebihnya diupayakan untuk diubah (modifiable) atau ditiadakan demi pencegahan terjadinya atau merajalelanya penyakit jantung koroner. Penyebab timbulnya gejala penyakit jantung koroner disebabkan oleh dua faktor tersebut. Faktor- faktor resiko timbulnya penyakit jantung koroner adalah kebiasaan merokok, hipertensi, kadar kolesterol tinggi, diabetes melitus, kegemukan, keturunan, umur dan jenis kelamin dan faktor kepribadian.

Komplikasi penyakit jantung koroner yang paling sering terjadi antara lain : mati mendadak, gagal jantung mendadak ataupun menahun ( bila si penderita tertolong hidup), gangguan aritmia (detak jantung tidak sesuai dengan aturan), stroke (serangan otak), dan kerusakan katup jantung.

Posted in Gejala Penyakit Jantung | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Jantung Rematik

Gejala penyakit jantung rematik adalah sakit tenggorokan disertai demam, kemudian satu minggu  kemudian terjadi rematik pada sendi lutut pada anak-anak. Bila tidak disembuhkan maka akan menyebar ke katup jantung sehingga terjadi pembengkakan jantung.

Penyakit jantung rematik ini jarang menyerang orangtua. Untuk menunjang diagnosisi selain pemeriksaan fisik, biasanya dilakukan pemeriksaan rontgen, elektrokardiografi, dan ekokardiografi. Pemeriksaan ekokardiografi dapat menilai beratnya penyumbatan atau kebocotan katup tersebut.

Bila penyumbatan atau kebocorannya ringan, tidak diperlukan tindakan khusus. Mungkin hanya diperlukan obat untuk menunjang fungsi jantung. Namun jika penyumbatan atau kebocoran memberat sudah terjadi pengerasan katup, perlu dilakuka operasi penggantian katup.

Operasi katup jantung memang termasuk operasi besar, tetapi sekarang ini sudah sering dilakukan dan cukup aman. Biayanya memang masih cukup mahal. Sebab selain biaya operasi, juga diperlukan biaya untuk membeli katup pengganti.

Posted in Gejala Penyakit Jantung | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Jantung dan Pencegahannya

Penyakit jantung, infeksi dan kanker masih tetap mendominasi peringkat teratas penyebab utama kematian di dunia. Beberapa gejala yang wajib kita ketahui yang di sebabkan oleh penyakit jantung :

  • Rasa sakit atau nyeri di dada (kebanyakan orang menyangka itu hanya gangguan pencernaan).
  • Merasa tertekan di tengaj dada selama 30 detik sampai 5 menit.
  • Keringat dngin, berdebar-debar, pusing dan merasa mau pingsan (gejala ini tidak selalu dirasakan penderitanya).

Waspada jika terjadi sesak napas, karena kondisi ini merupakan salah satu gejala khas penyakit jantung. Menurut pakar kesehatan ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan untuk mencegah penyakit jantung.

Dibawah ini ada beberapa tips untuk mencegah penyakit jantung :

  • Konsumsi makanan mengandung Omega-3
    Ikan sardin adalah salah satu makanan yang kaya akan kandungan Omega 3 bahkan kandungannya tiga kali aktif melebihi ikan salmon. Omega 3 yang terdiri dari dua komponen yaitu Elcosapentaenoic Acid (EPA) dan Docasohaexanoic Acid (DHA), yang bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan jantung, mencegah penyakit ardiovaskular, menurunkan kolesterol, dan tekanan darah tinggi, dan membantu  menjaga elstisitas dinding pembuluh darah.
  • Konsumsi sayur dan buah
  • Kurangi porsi garam
  • Berolahraga rutin
  • Kendalikan berat badan
  • Monitor tekanan darah dan tingkat kolesterol
  • Kurangi stress
  • Tidak merokok dan minum kopi berlebihan
  • Segera mencari bantuan medis karena resiko kematian terbesar adalah dalam kurun waktu satu jam setelah terjadi serangan
Posted in Gejala Penyakit Jantung | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Makanan Sehat Untuk Jantung

Jantung berfungsi menghantarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Agar berdetak maksimal, manjakan dengan makanan ini :

  • Bawang Putih, akan membantu menormalkan gula darah dan gula kolesterol. Selain itu, bawang putih mampu mengurangi berbagai resiko yang berhubungan dengan penyakit kardiovaskular.
  • Zaitun, buah ini kaya asam lemak tak jenuh tunggal yang baik bagi jantung. Juga kaya vitamin E dan antioksidan yang membantu kesehatan pembuluh darah. Banyak penelitian terkini yang menunjukkan bahwa pola diet yang kaya zaitun dan minyak zaitun ekstra virgin (seperti diet Mediterania), bisa melindungi tubuh dari kanker dan penyakit jantung koroner.
  • Almond, buah ini dapat mengurangi  resiko penyakit jantung koroner dan tidak menambah berat badan. Satu genggam penuh almond (28 gr) sehari menurunkan kadar kolesterol jahat LDL hingga 4,4%. Semakin banyak almong=d yang anda makan maka kadar kolesterol anda semakin sehat.

Konsumsilah makanan di atas dengan bijak untuk menjaga kesehatan anda.

Posted in Gejala Penyakit Jantung | Tagged , , , , | Leave a comment

Tanda-tanda Penyakit Jantung

Banyak cara menentukan tanda-tanda penyakit jantung.

Tekanan Darah 

Tekanan darah-kekuatan darah menekan dinding pembuluh darah sebenarnya naik dan turun secara alami setiap hari. Namun jika tekanan terus meningkat, berarti anda mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi. Akibatnya semakin tinggi pula resiko terkena aterosklerosis, serangan jantung dan stroke.

Hipertensi bisa menjadi hipertensi ganas yang mengakibatkan komplikasi pada organ lain, seperti stroke, penyakit jantung, mata, ginjal. Karena itu jika menderita hipertensi sudah lama, biasanya dokter akan meminta anda untuk rajin-rajin melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan berkala.

Trigliserida

Trigliserida terbuat dari lemak dan karbohidrat berlebih yang dikonsumsi, yang akan diubah menjadi kolesterol yang bisa tersimpan di sel-sel lemak, dan kemudian menjadi HDL dan LDL. Trigliserida juga dilepaskan oleh jaringan lemak ketika tubuh membutuhkan energi ekstra di antara waktu makan. Sebenarnya normal jika ada trigliserida didalam aliran darah, namun jika terlalu tinggi memicu penyakit arteri koroner-terutama terjadi pada wanita.

Jika anda memiliki trigliserida tinggi dan HDL rendah, resiko anda terhadap ketahanan insulin dan sindrom metabolisme bisa meningkat. Insulin akan selalu di produksi tubuh, namun tak dapat digunakan lagi untuk metabolisme gula, atau sudah tak mempan untuk mengubah glukosa menjadi glikogen yang akan disimpan didalam otot. Akibatnya, gula yang berlebihan dalam darah dapat merusak organ tubuh lain.

Pemeriksaan trigliserida biasanya dikerjakan bersamaan dengan tes kolesterol yang membutuhkan puasa . Dokter akan mengajurkan seberapa sering anda harus memeriksakan trogliserida. Rutin melakukannya akan sangat baik untuk jantung anda.

Denyut Nadi Pagi Hari

Denyut nadi adalah jumlah denyut jantung per menit. Rutin memeriksa denyut nadi saat baru bangun tidur pagi dapat memabntu anda mengetahui apakah anda sudah tepat menjaga kesehatan, khususnya kekuatan jantung. Denyut nadi istirahat yang normal berkisar antara 60-90 denyut permenit.

Orang sehat cenderung memiliki denyut istirahat yang pelan karena otot jantungnya dalam keadaan sehat. Namun jika anda tidak rutin melakukan olahraga dan denyut anda lebih rendah dari kisaran normal. Anda lebih baik segera konsultasi ke dokter karena bisa jadsi merupakan tanda penyakit jantung.

Denyut nadi paling baik diukur di pergelangan tangan atau leher yang letak arterinya dekat dengan permukaan kulit. Letakkan  telunjuk dan jari tengah di bagian dalam pergelangan tangan. Tekan hingga anda merasakan denyutnya. Untuk leher, ukur nadi yang terdapat disebelah jakun dengan cara menekan bagian cekung di batang tenggorokan.

Biasakan mengecek denyut nadi setiap hari sebelum bangkit dari tempat tidur dan beraktivitas. Jika ingin mengetahui apakah olah tubuh anda bekerja dengan baik, periksa denyut nadi maksimum segera setelah berlatih, dan catat lama waktu yang dibutuhkan untuk kembali pada denyut nadi istirahat normal. Semakin anda sehat, interval waktunya akan semakin berkurang.

 

Posted in Gejala Penyakit Jantung | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Jantung

Ada banyak tanda yang bisa membantu kita mengetahui posisi anda dalam peperangan melawan penyakit jantung

Kebutuhan Kalori Harian 

Idealnya, anda makan secukupnya untuk memenuhi bahan bakar tubuh. Kenyataannya, banyak diantara kita makan 100-1000 kalori lebih banyak dari yang dibutuhkan. Jika terlalu banyak karbohidrat, maka yang tak terbakar akan berubah menjadi bentuk lain, seperti lemak dan gula.

Untuk mengetahui jumlah kalori yang dibutuhkan setiap hari, kalikan berat badan anda dengan 28 sampai 33, tergantung seberapa aktif anda. Untuk kondisi tubuh sehat, kebanyakan wanita membutuhkan 2000 kalori per hari dan pria sekitar 2550. Kalau dirata-rata, 300-400 kalori untuk sarapan, 500-600 makan siang, 600-700 makan malam, dan ditambah dua sampai tiga makanan kecil masing-masing 100-200 kalori.

Namun cara menghitung kalori bukanlah jalan terbaik untuk menyesuaikan konsumsi makanan dengan kebutuhan energi anda. Akan jauh lebih baik mengganti jenis makanan yang anda makan,. Hampir tidak mungkin anda makan kalori berlebihan jika rajin makan buah dan sayuran. Dan dengan  banyak makan-makanan seperti itu anda akan mendapat banyak vitamin, mineral, antioksidan dan nutrisi lain yang penting untuk kesehatan jantung.

Ukuran Pinggang

Dari semua cara untukn mengukur pengaruh berat tubuh terhadap kesehatan jantung, mengukur pinggang adalah yang terbaik. Ukuran yang lebih akurat lagi adalah rasio dari pinggang ke pinggul, yang didapat dari membagi lingkar pinggang tersempit dengan lingkar pinggul terbesar. Rasio yang lebih dari 0,90 pada pria dan 0,85 pada wanita menunjukkan central obesity tumpukan lemak diaera perut depan, yang dapat mengindikasikan sindrome metabolisme, kelompok faktor resiko yang dapat menyertai penyakit jantung, seperti hipertensi, diabetes, atau kemungkinan terserang stroke.

Untuk memeriksa lingkar pinggang, lingkaran meteran di sekeliling perut atau dekat pusar. Jangan terlalu kencang dan jangan tarik perut ke dalam. Untuk wanita kesehatan anda mulai beresiko jika lingkar pinggang lebih dari 88 cm. Untuk pria, resiko meningkat bila lingkar pinggang lebih dari 102 cm. Karena itu periksakan tiap dua minggu.

Nilai Kolesterol 

Penting bagi anda mengetahui tidak hanya jumlah total kolesterol, tetapi juga tingkat kolesterol jahat LDL (Low Density Lipoprotein) dan kolesterol baik HDL (High Density Lipoprotein). Biasanya tes laboratorium hanya mencantumkan rasio tital kolesterol terhadap HDL (TC:HDL). Jika benar, mintalah agar LDL dan HDL anda juga diukur.

Tingkat kolesterol HDL membawa lemak dari pembuluh darah untuk disimpan ke jaringan dan membersihkan aliran darah hingga menumpuk disana, Karena itu level LDL dan HDL pada manusia harus seimbang. LDL walaupun tidak bagus, tetap dibutuhkan oleh manusia meski sedikit. Untuk memeriksakan LDL dan HDL anda diharuskan berpuasa 8-12 jam sebelumnya.

Posted in Gejala Penyakit Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Diagnosis Penyakit Jantung

Mengatasi kadar kolesterol tinggi dapat dilakukan dengan perubahan gaya hidup dan pendekatan obat resep. Perubahan gaya hidup yang langsung mempengaruhi kadar kolesterol anda adalah dengan mengontrol berat badan, olahraga, dan diet.

Mengendalikan berat badan hampir seluruhnya tergantung pada apa dan berapa banyak anda makan, dan berapa banyak aktivitas fisik yang anda lakukan. Anda bisa melakukan diet makanan rendah kolesterol, rendah lemak total, lemak jenuh dan tinggi serat. Dokter juga bisa memberi anda resep obat untuk menurunkan kolesterol, antara lain statin, resin mengikat asam empedu, niasin, turunan asam fibric, dan ezitimibe.

 

Ada peningkatan resiko serangan jantung jika kerabat tingkat pertama (orangtua atau saudara) telah mengalami serangan jantung atau stroke. Yang terutama terlihat ketika keluarga telah mengalami serangan jantung sebelum usia 45 tahun jika mereka laki-laki, dan 55 tahun jika mereka perempuan. Anda tidak bisa mengubah sejarah keluarga anda, tetapi anda dapat mengendalikan faktor resiko lain berhenti seperti berhenti merokok dan mengurangi kolesterol.

Pemeriksaan tahunan sudah cukup banyak bagi banyak pasien yang didiagnosis dengan penyakit jantung. Tetapi banyak juga yang tergantung pada apa yang teolah dilakukan dan apa jenis peyakit anda. Misalnya jika anda memiliki angina dan menjalani angioplasti, anda pasti harus memiliki menjalani tes tahunan untuk memastikan tidak ada lagi yang terjadi. Tapi anda juga harus sangat rajin melakukan tes kolesterol, tekanan darah, dan faktor resiko lainnya.

Secara umum, pasien penyakit jantung sebaiknya memeriksakan diri setiap tiga sampai enam bulan. Bagi mereka yang termotivasi dalam merawat diri mereka , sebaiknya mengunjungi ke dokter setiap enam (6) bulan, dan melakukan skrining kolesterol. Tetapi untuk pasien yang kurang termotivasi melakukan perawatan mandiri sebaiknya pergi ke dokter setiap tiga bulan.

Ada hal yang dapat anda lakukan setiap hari untuk memperbaiki kondisi anda. Anda dapat membeli monitor untuk memeriksa tekanan darah anda setiap hari. Anda dapat melakukan latihan sehari-hari dan menjaga diet anda untuk mengendalikan daktor resiko jantung, diabetes dan hipertensi. Anda juga dapat dan bahkan harus berhenti merokok.

Posted in Gejala Penyakit Jantung | Tagged , , , | Leave a comment

Serangan Jantung

Serangan jantung terjadi jika aliran darah yang kaya oksigen kena bagian otot jantung tiba-tiba tersumbat. Sebagian besar serangan jantung terjadi akibat sebagai akibat dari penyakit jantung koroner, dimana suatu zat lilin yang disebut plak menumpuk dalam arteri koroner. Arteri-arteri ini menyalurkan pasokan darah kaya oksigen ke jantung anda.
Ketika plak menumpuk di arteri, kondisi ini disebut ateroklerosis. Penumpukan plak terjadi selama bertahun-tahu. Akhirnya daerah plak dapat pecah dalam arteri. hal ini menyebabkan bekuan darah terbentuk pada permukaan plak. Jika bekuan cukup besar, bisa memblokir sebagian besar atau seluruh aliran darah melalui arteri koroner.
Jika sumbatan itu tidak ditangani dengan cepat, bagian dari otot jantung yang tidak diberi makan oleh arteri mulai mati.

 

Serangan jantung yang ditandai dengan nyeri dada; tekanan, berat, atau sesak didada, nyeri atau tekanan pada leher atau rahang,rasa sakit atau tekanan disalah satu atau kedua lengan (terutama kiri); sesak napas, berkertingat, mual, dan nyeri atau berdenyut antara tulang belikat.
Bila muncul tanda-tanda itu, segera pergi kerumah sakit atau bila sangat parah hubungi ambulan agar secepatnya, mendapat perawatan dirumah sakit. Sambil menunggu ambulans sampa atau saat dalam perjalanan ke rumah sakit, lakukan :
-duduk dan beristirahat
-mintalah seseorang mengumpulkan obat-obatan anda, agar petugas ambulans mengetahui kondisi anda dan segera melakukan penanganan.
-minumlah nitrogliserin, jika anda memiliki resep untuk nitrogliserin.

Posted in Gejala Penyakit Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Penyakit Jantung

Membuat perubahan dalam gaya hidup anda adalah metode yang terbukti baik untuk mengurangi resiko penyakit jantung. Meskipun tidak ada jaminan bahwa gaya hidup sehat akan membuat penyakit jantung jauh dari anda, namun perubahan ini tentu akan meningkatkan kesehatan anda secara umum.
Anda dapat mengurangi resiko penyakit jantung dengan :
-berhenti merokok, perokok memiliki serangan jantung dua kali lebih besar daripada yang bukan perokok. Bukan perokok yang terpapar asap rokok konstan juga memiliki peningkatan resiko.
-meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Resiko penyakit ajntung meningkat seiring dengan kenaikan kadar kolesterol jahat (LDL). kolesterol total harus kurang dari 200 mg/dL; HDL lebih tinggi dari 40 mg/dL pada pria dan 50 mg/ dLpada wanita, (dan semakin tinggi semakin baik), dan LDL harus kurang dari 130 mg/ dL untuk orang dewasa sehat.

-Mengontrol tekanan darah tinggi. Tekanan darah harus dijaga agar tidak berada pada tekanan darah sistolik (angka atas) lebih dari 140, dan/atau tekanan darah diastolik (angkab yang lebih rendah) lebih dari 90, yang merupakan definisi hipertensi
-mengendalikan diabetes. Jika tidak dikontrol dengan baik, diabetes dapat menyebabkan kerusakan jantung yang signifikan termasuk serangan jantung dan kematian. Kontrol diabetes melalui latihan , diet sehat, menjaga berat badan yang sehat, dan mengambil obat yang diresepkan oleh dokter anda.
-selalu aktif. Orang yang tidak berolahraga memiliki tingkat kematian lebih tinggi dibandingka dengan orang-orang yang aktif secara ringan hingga jumlah moderat. Kebanyakan oirang harus berolahraga 30 menit sehari , dengan ntensitas sedang.
-makan yang benar. Makanlah makanan diet jantung sehat yang rendah garam, lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, dan gula.
Tingkatkan asupan makanan yang kaya vitamin dan nutrisi lainnya terutama antioksidan, yang telah terbukti menurunkan resiko penyakit jantung. Juga makanan nabati, seperti buah-buahan dan sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian.
-mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat. Kelebihan berat badan menempatkan yang signifikan pada jantung dan beberapa faktor lain yang memperburuk resiko penyakit jantung sperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan trigliserida. Dengan makan yang benar dan berolahraga, anda bisa menurunkan berat badan dan mengurangi resiko penyakit jantung.
-mengelola stres. stres yang tidak terkontrol dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Belajarlah mengelola stres dengan teknik relaksasi, mengelola waktu anda, menetapkan tujuan yang realistis.

 

Posted in Gejala Penyakit Jantung | Tagged , , , , , | Leave a comment

Kategori Penyakit Jantung

Dokter seharusnya menilai resiko untuk anda, tetapi sebenarnya anda bisa menentukan tingkat resiko anda sendiri untuk penyakit jantung,
Untuk menilai resiko anda sendiri, anda perlu mengumpulkan informasi berikut :
-apakah anda merokok atau tidak
-berapa totl dan kadar kolesterol HDL
-berapa tekanan darah anda
-apakah anda menderita diabetes
-apakah anda kelebihan berat badan
-apakah kerabat dekat memiliki penyakit jantung
Dengan informasi ini, anda dapat menempatkan diri anda ke salah satu dari tig kategori : rendah, menengah, atau tinggi. Untuk berada dalam kategori rendah, semua hal berikut ini harus ada :
-bukan perokok
-total kolesterol kurang dari 200 mg/ dL, kolesterol HDL lebih besar dari 40 mg/ dL
-tekanan darah sistolik kurang dari 120, diastolik kurang dari 80 BP
-tidak ada bukti diabetes
-tidak kelebihan berat badan
-tidak ada riwayat keluarga penyakit jantung prematur .

 

Anda berada dikategori tinggi jika anda memiliki salah satu dari berikut:
-menderita penyakit arteri koroner atau penyakit pembuluh darah lainnya
-menderita diabetes tipe 2
-berada di atas usia 65 dengan faktor resiko lebih dari satu .

Dan anda berada dalam kelompok resiko menengah jika anda tidak cocok menjadi kelompok resiko rendah atau tinggi. Jika anda beresiko rendah, anda tidak perlu intervensi medis khususn untuk mengurangi resiko anda, kecuali untuk pembinaan rutin mempertahankan gaya hidup sehat.
Jika anda berada dalam kelompok resiko tinggi, dokter harus mempertimbangkan untuk menempatkan anda pada perawatan yang tepat untuk mengurangi resiko serangan jantung dan kematian, misalnya dengan memberikan obat.
Selain itu dokter mungkin ingin melakukan pemeriksaan lebih jauh untuk menilai apakah anda mungkin sudah menderita penyakit koroner yang signifikan.
Jika anda berada dalam kelompok resiko menengah, anda harus mengambil langkah resiko agresif untuk memodifikasi faktor resiko sehingga membuat anda keluar dari kategori ini. anda harius mendiskusikan dengan dokter apakah pengujian lebih lanjut harus dilakukan untuk mengkarakterisasi resiko lebih akurat.
Sekali lagi jika dokter belum melakukan penilaian resiko formal.

Posted in Uncategorized | Leave a comment